Minggu, 15 Mei 2016

Sekilas Pandang : SMP Berbasis Pesantren (SBP)

بسم الله الرحم الرحيم

SMP Berbasis Pesantren adalah lembaga pendidikan formal yang diadakan oleh Pesantren atau masuk ke dalam Pesantren, sehingga Pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia dengan beragam kulturnya dapat memaksimalkan penguatan ilmu syar'i dengan pembinaan sikap yang bersifat long life education (IMTAQ) dan sekolah fokus kepada penguatan pengetahuan umum (IPTEK) sehingga dapat berjalan bersama dengan SMP lainnya dalam mencerdaskan anak bangsa yang berkarakter.

Perbedaan antara SBP dengan SMP lainnya adalah "muqim" dll. Anak-anak yang sekolah di SMP dipanggil dengan istilah Peserta Didik/Pebelajar (istilah saat ini, dahulu "siswa"), sedang anak-anak yang sekolah di SBP dipanggil dengan istilah Santri.

Pesantren mempunyai 5 ciri khas, yaitu
  1. Kiayi
  2. Masjid
  3. Muqim
  4. Santri
  5. Pengajian Kitab
SBP merupakan program unggulan dari pemerintah, karena merupakan satu-satunya hasil kerja sama antara Kemendikbud RI dengan Kemenag RI serta CERDEV UIN Syarif Hidayatullah untuk membina SMP yang terpilih guna dapat menghasilkan out put yang diingankan oleh Pemerintah.

SMP Alkhairaat mendapat tawaran untuk dibina pada tahun 2015 dan Alhamdulillah diberi kesempatan setelah turun Tim dari Kemedikbud dan Kemenag RI meninjau keadaan Pesantren dan Sekolah. Setelah setahun perjalanannya, masih banyak hal yang perlu diperbaikan, diantaranya program Unggulan yang telah disiapakan sambil terus membenahi diri, dengan harapan out put santri yang bersekolah di SMP Alkhairaat 2 Palu membawa bekal untuk kehidupan di masa mendatang, baik dunia maupun akhirat.

Pemeriksaan dan Pengarahan dari Tim Monev
Kemenag RI.
 Tim Monev dari Kemenag RI : 
Bpk. Rusydi Zakari (CERDEV UIN Syarif Hidyatullah)

Pemeriksaan dan Pengarahan dari Tim Monev
Kemdikbud RI.

Tim Monev dari Kemdikbud RI
Bpk. Didi T Chandra (Tim Ahli Pembinaan SMP Kemdikbud RI)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar